Lembaga Audit Pemerintah
TIM AUDIT KINERJA
BADAN KEBIJAKAN FISKAL
Auditee : Badan Kebijakan Fiskal
Tahun Buku : 2012 dan 2013
Kertas Kerja Audit Dibuat Oleh : EYE
Direview oleh : BDS
PENETAPAN KRITERIA AUDIT
TUJUAN
Menetapkan kriteria audit
Langkah-langkah
Nilai ketetapan karakteristik kriteria audit.
Tentukan sumber kriteria audit.
Kembangkan kriteria audit.
Komunikasikan kriteria dengan auditee.
Hasil
1. Menilai Ketepatan Karakterisitik Kriteria Audit
Tim audit merumuskan kriteria pemeriksaan dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:
standar kinerja yang sewajarnya;
bukan standar minimum terendah atau standar yang tertinggi yang dapat dicapai;
mencerminkan praktik yang baik.
2. Sumber Kriteria Audit
Untuk merumuskan kriteria yang baik, tim audit mempelajari berbagai macam peraturan, kebijakan pemerintah, pendapat ahli dan standar yang terkait dengan pelayanan yang ada di Indonesia. BKF telah memiliki standar pelayanan tersendiri.
Di samping itu, tim audit melakukan konsultasi serta berbagi pengetahuan dan pengalaman (sharing knowledge) dengan tim audit lainnya yang kebetulan memeriksa kegiatan yang sama. Upaya lain yang juga dilakukan oleh tim audit adalah mempelajari contoh pelayanan yang baik dari instansi lain sebagai suatu perbandingan (benchmarking).
3. Mengembangkan Kriteria Audit
Tujuan Audit Tetap (FAO) 1
Apakah BKF memiliki struktur organinsasi dan melakukan pengelolaan keuangan yang memadai untuk mendukung pemberian pelayanan?
Kriterianya dijabarkan sebagai berikut.
a. Menetapkan struktur organisasi yang memadai untuk mendukung pemberian pelayanan prima
Adanya bagian khusus yang memberikan informasi kepada masyarakat yang datang melakukan permohonan.
Adanya mekanisme pelayanan front office dan back office yang jelas dalam memberikan pelayanan.
Adanya pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan suatu pelayanan.
Adanya pegawai yang memiliki keahlian dan keterampillan dalam memberikan pelayanan.
b. Menyelenggarakan pengelolaan keuangan secara efektif dalam pemberian kegiatan pelayanan.
Adanya dukungan biaya untuk setiap kegiatan pelayanan.
Adanya peraturan bahwa semua pembayaran yang dilakukan harus sesuai dengan ketentuan.
Tujuan Audit Tetap (FAO) 2
Apakah Badan Kebijakan Fiskal telah melakukan proses pelayanan sesuai dengan standar dan prosedur yang ditetapkan?
Kriterianya dijabarkan sebagai berikut.
a. Memiliki standar pelayanan dalam melaksanakan kegiatan pelayanan.
Adanya standar pelayanan yang jelas yang berlaku di Badan Kebijakan Fiskal.
Adanya standar pelayanan yang disosialisasikan dan diketahui oleh seluruh pegawai.
Adanya standar pelayanan yang mudah dipahami dan dimengerti.
Adanya penerapan standar pelayanan.
Adanya standar pelayanan berupa prosedur tetap yang dibakukan untuk dapat memenuhi kebutuhan Badan Kebijakan Fiskal